Rabu, 03 September 2014

-Break-

Kalau lagi denger lagu edcoustiq itu selalu merasa kembali ke zaman sekolah di MAN, zaman ngampus di UIN. Sangat merasa kalau kehidupan saat itu merupakan kehidupan yang paling bahagia. Hanya sebatas memikirkan pelajaran, main, organisasi, ngaji, itu saja. Merasa mudah saat menjalaninya.

But now, masih mudah juga. Tapi tetap merasa ingin kembali ke alam sana, tak perlu mikir bulan besok ada jatah makan atau enggak, tak perlu mikir bulan ini mau refresh kemana, karena bersama mereka orang-orang terkasih yang saling berbagi karena Allah semuanya berasa cukup, tak perlu pusing nanggepin pertanyaan kapan nikah,
oalah maaaa... just enjoy. Walau pernah kerudung di gunting saat SMA karena tidak pakai jilbab standarisasi MAN itu sudah wajar, namanya juga ABG. Dan saya rasa saat itu fun.. fun saja.
Zaman dulu masih fun aja, ditanya cita-cita mau jadi apa..?? tapi jika sekarang bukan dengan kata-kata kita menjawabnya, tapi setidaknya kita sudah harus berada di jalur penggapaian cita-cita yang kita punya. Tapi nyatanya,..??

Memang, dengan sangat sadar kalau setiap yang kita inginkan itu tak mesti menjadi apa yang kita butuhkan. Allah Maha Tahu, Allah lebih tahu.. so hanya berusaha dan bersyukur.
Tapi, kadang kita merasa lelah, kadang kita berada di titik jenuh yang tak tahu mau apalagi yang ingin kita lakukan, kadang kita berfikir sesuatu yang kita inginkan sudah berada di depan mata, tapi nyatanya ia masih di jauh disana.

Misteri...
Semuanya Misteriii...
Tapi saya sadar, ini karena kualitas ibadah saya tidak lebih baik dari hari kemarin, masa tilawah saya tidak lebih banyak dari hari-hari kemarin, begitu saja.

Saat ini, pikiran lebih fokus untuk bisa mendapatkan teman berbagi, teman berjalan, teman meniti masa depan, teman yang bisa saling mengingatkan. Tanpa sadar padahal Allah selalu ada saat kita butuhkan, Allah selalu ada bahkan ketika kita sedang merasa jauh dari Nya.. Allah dulu.. Allah lagii.. Allah terus... Igfirlii dzunubii.. irhamnii...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar