Kalau
lagi denger lagu edcoustiq itu selalu merasa kembali ke zaman sekolah di MAN,
zaman ngampus di UIN. Sangat merasa kalau kehidupan saat itu merupakan
kehidupan yang paling bahagia. Hanya sebatas memikirkan pelajaran, main,
organisasi, ngaji, itu saja. Merasa mudah saat menjalaninya.
But
now, masih mudah juga. Tapi tetap merasa ingin kembali ke alam sana, tak perlu mikir
bulan besok ada jatah makan atau enggak, tak perlu mikir bulan ini mau refresh
kemana, karena bersama mereka orang-orang terkasih yang saling berbagi karena
Allah semuanya berasa cukup, tak perlu pusing nanggepin pertanyaan kapan nikah,
oalah maaaa... just enjoy. Walau pernah kerudung di gunting saat SMA karena
tidak pakai jilbab standarisasi MAN itu sudah wajar, namanya juga ABG. Dan saya
rasa saat itu fun.. fun saja.
Zaman
dulu masih fun aja, ditanya cita-cita mau jadi apa..?? tapi jika sekarang bukan
dengan kata-kata kita menjawabnya, tapi setidaknya kita sudah harus berada di
jalur penggapaian cita-cita yang kita punya. Tapi nyatanya,..??
Memang,
dengan sangat sadar kalau setiap yang kita inginkan itu tak mesti menjadi apa
yang kita butuhkan. Allah Maha Tahu, Allah lebih tahu.. so hanya berusaha dan
bersyukur.
Tapi,
kadang kita merasa lelah, kadang kita berada di titik jenuh yang tak tahu mau
apalagi yang ingin kita lakukan, kadang kita berfikir sesuatu yang kita
inginkan sudah berada di depan mata, tapi nyatanya ia masih di jauh disana.
Misteri...
Semuanya
Misteriii...
Tapi
saya sadar, ini karena kualitas ibadah saya tidak lebih baik dari hari kemarin,
masa tilawah saya tidak lebih banyak dari hari-hari kemarin, begitu saja.
Saat
ini, pikiran lebih fokus untuk bisa mendapatkan teman berbagi, teman berjalan,
teman meniti masa depan, teman yang bisa saling mengingatkan. Tanpa sadar padahal Allah
selalu ada saat kita butuhkan, Allah selalu ada bahkan ketika kita sedang
merasa jauh dari Nya.. Allah dulu.. Allah lagii.. Allah terus... Igfirlii
dzunubii.. irhamnii...

Tidak ada komentar:
Posting Komentar